Opini

Aristan : Pelanjut Mimpi Rusdi Mastura

Opini Newinfo.id – Memberi Informasi dan Pengetahuan

Kota Palu, Opini – Perihal baru dari Kota Palu, katanya butuh pemimpin. Jelang suksesi Pilkada 2020, bursa diwarnai banyak aktor. Aristan, menjadi salah satu perbincangan. (Andika)

Palu yang baru saja diharapkan itu, semacam apa? Pilihan-pilihan perbincangan seputar kandidat Walikota, memang belum mendaratkan keinginan banyak orang.

Saya yakin, tidak ada orang yang bermimpi bahwa Kota Palu bisa seperti Singapura yang terdapat patung singa mengeluarkan air; bukan juga Seoul yang menyajikan penari K Pop yang kreatif.

Masyarakat Kota Palu bisa jadi membutuhkan pemimpin yang hadir untuk semua. Palu Baru itu bisa jadi sebuah harapan ada pemimpin yang dapat menjamin kelangsungan UMKM, apresiasi riset para akademisi, tumbuhnya ruang publik, iklim Investasi yang kondusif, dan pemimpin yang mampu menarik orang dari jebakan kemiskinan dan keterpurukan.

Pasca Rusdy Mastura, saya tidak mengenal orang yang bisa melakukan itu, kecuali Aristan. Latar belakang Aristan terpercaya dan bisa diandalkan. Jaminannya adalah rekam jejak.

Memang Aristan punya kekurangan sekaligus kelebihan ia tidak memiliki Trah politik. Aristan ibarat kertas putih yang belum ternoda tinta masa lalu yang hitam. Dia punya segudang pengalaman, sayangnya semuanya berkaitan dengan dunia aktivisme.

Dia bukan sosok yang hendak menjadi Walikota melalui proses sebagai politisi. Lantaran itulah Ahmad Ali punya keyakinan bahwa pengalaman Aristan menjadi fasilitator, aktivis, pendamping dan intelektual berbasis organisasi non pemerintah adalah background yang menarik.

“Sejauh yang saya tahu, Aristan hati dan tindakannya lurus, ia punya integritas yang tidak dimiliki semua orang. Itulah yang membuatnya jadi pembeda,” pungkas Ahmad Ali.

Kapasitas seorang walikota harus punya dasar konsep tata polis yang nyata untuk memahami secara sosiologis warga yang menghuni Kota Palu. Tidak saja dari cara menumbuhkan saling pengertian, memajukan enterpreneursif, dan membuka ruang bagi keterlibatan banyak orang.

Sayangnya, sekali lagi, hanya Aristan yang memiliki pengalaman yang lebih dari cukup untuk memulai kerja baru itu. Dia punya pikiran sama seperti Kak Cudy, warga Kota boleh moderen, tapi tidak harus jadi individual.

Banyak orang bilang, Aristan adalah estafet yang tepat pelanjut mimpi Rusdy Mastura. Dalam sebuah percakapan, Aristan pernah berkata, “saya akan melanjutkan konsep Kak Cudy terutama padat karya karena saya tidak menemukan kesalahan di dalamnya,” ujar Aristan.

Palu sebagai Kota di jantung Khatulistiwa berdiri di atas sesar Palu Koro yang memang memerlukan seorang Walikota dengan latar belakang pengalaman sebagai aktivis lingkungan yang memadai, dan itu hanya dimiliki Aristan.

Ditulis oleh Andika : Peneliti, Pegiat sosial politik Sulawesi Tengah

Rudy Mastura (Bung Cudy) Calon Gubernur Sulteng 2020

PaluBARU

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close