Info PilkadaPolitik

Kata Tito, Pilkada serentak 2020 butuh Tambahan Dana Rp. 1,4 Triliun

Jakarta, Newinfo.id – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan Masih butuh tambahan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sekitar Rp1,4 Triliun untuk pilkada serentak tahun 2020.

Adapun kebutuhan tambahan dana dari APBN merupakan hasil Komunikasi pihaknya dengan para kepala daerah yang akan di gelar pilkada 2020 sekitar 204 dari 270 Kepala daerah, KPU RI, Bawaslu RI, dan aparat keamanan untuk pemenuhan protokol kesehatan pencegan virus corona seperti pengadaan alat pelindung diri.

Melalui sambungan jarak jauh Kamis (11/6) di kutip dari CNN Indonesia, Tito dalam rapat kerja bersama Komisi II, KPU, Bawaslu, DKPP dan menteri keuangan”Jadi per hari ini, 204 daerah, untuk pusat dan daerah baik KPU, KPUD, Bawaslu, Bawaslu Daerah, DKPP, dan pengamanan, total yang diperlukan dukungan APBN Rp1,411 triliun,”

Tito merinci 204 daerah yang intens berkomunikasi dengannya masih memerlukan tambahan dari APBN sebesar Rp1,02 triliun untuk menggelar Pilkada serentak 2020.

Meski begitu, kata Tito, total Rp1.4 triliun anggaran tambahan dari APBN itu belum termasuk untuk 66 daerah lain yang juga akan menggelar Pilkada serentak 2020.

Tito menyatakan 66 daerah lainnya masih dalam proses pembahasan dengan jajaran penyelenggara pemilu di daerahnya masing-masing. Sehingga tambahan anggaran untuk pilkada tahun ini sangat berpotensi bertambah.

“Kita upayakan sesegera mungkin. Minggu ini harus selesai,” kata Tito.

Tito menjelaskan total anggaran untuk pilkada serentak 2020 ini sebesar Rp14,98 triliun. Dari jumlah itu, sebesar Rp5,78 triliun telah dicairkan sebelum pandemi virus corona.

Sumber : CNN INDONESIA

Tags
Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close